Pemerintah Kalurahan Planjan bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan Pelatihan Keterampilan bagi Masyarakat Perempuan Desa PRIMA pada Selasa, 20 Mei 2026 di Balai Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari.
Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat perempuan anggota Desa PRIMA ini bertujuan meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kapasitas perempuan dalam mengembangkan usaha serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga dan masyarakat.
Acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan dari Pemerintah Kalurahan Planjan dan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Gunungkidul, dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, hingga penutupan kegiatan.
Dalam sambutannya, Lurah Planjan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut. Beliau berharap pelatihan dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam mengembangkan kelompok Desa PRIMA dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Gunungkidul, Murniasih, SIP menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui kegiatan usaha kelompok maupun usaha mandiri.
“Melalui pelatihan ini diharapkan peserta memperoleh pengetahuan dasar kewirausahaan yang dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha dan kelompok Desa PRIMA secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Materi pelatihan disampaikan oleh Pendamping Desa PRIMA, Berta Kustariningsih, yang membahas dasar-dasar kewirausahaan dan langkah memulai usaha UMKM dari nol. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa kewirausahaan merupakan kemampuan menciptakan usaha, melihat peluang, dan berani mengambil risiko dalam menjalankan usaha.
Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kreativitas, inovasi, kedisiplinan, dan sikap pantang menyerah dalam membangun usaha. Selain itu, narasumber juga menjelaskan cara menentukan ide bisnis, membuat perencanaan usaha sederhana, menjaga kualitas produk, serta strategi pemasaran melalui media sosial maupun pemasaran langsung.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan keuangan usaha, seperti pentingnya memisahkan uang pribadi dan uang usaha serta melakukan pencatatan arus kas secara rutin agar usaha dapat berkembang dengan baik.
Pada sesi diskusi dan tanya jawab, peserta terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pemilihan jenis usaha, pengelolaan modal, hingga strategi pemasaran produk agar mampu bersaing di pasaran.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Melalui kegiatan ini diharapkan perempuan Desa PRIMA semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha secara mandiri, meningkatkan kreativitas, serta mampu memanfaatkan peluang usaha guna mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Kalurahan Planjan.