Wonosari, 3 Maret 2021, Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan Surat Deputi BPKP Bidang PIP Bidang Politik, Hukum, Keamanan, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Nomor S-131/D2/03/2021 perihal Pengawasan terhadap Program for Result (PforR), BPKP Perwakilan DIY menugaskan Tim untuk memeriksa pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kabupaten Gunungkidul dengan fokus pada berbagai indikator pencapaian penyerapan yang disebut sebagai Disbursement Linked Indicator (LDI) dalam rangka keberlanjutan program. Bertempat di Ruang Rapat Kadinsos, Selasa, 2 Maret 2021 rombongan Tim Pemeriksa diterima oleh Kepala Dinas Sosial Dra. Siwi Iriyanti, M.Si., didampingi Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Hadi Hendro Prayoga, dan Koordinator Kabupaten PKH. Pimpinan rombongan, Afrianto, selaku Pengendali Teknis menyampaikan bahwa maksud pemeriksaan BPKP terhadap pelaksanaa PKH adalah untuk mendapatkan data, baik administratif maupun cek lapangan, mengingat urgensi PKH sebagai program utama perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang telah berjalan lebih dari satu dasawarsa sangat diharapkan dampak positifnya bagi masyarakat. Ditambahkan bahwa pemeriksaan dijadwalkan selama 12 hari kerja, termasuk kunjungan ke keluarga penerima manfaat dan wawancara dengan pendamping kalurahan.
Dalam tanggapannya, Kadinsos Dra. Siwi Iriyanti M.Si. menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama selama ini dimana sesuai dengan tugas fungsi yang melekat BPKP Perwakilan DIY telah memeriksa berbagai program perlindungan dan bantuan sosial, baik yang bersumber anggaran Pemerintah Pusat, Pemda DIY, maupun APBD Kabupaten Gunungkidul. “Adanya pemeriksaan dan pendampingan BPKP memberikan manfaat kepada Dinas Sosial untuk dapat menjalankan dan memfasilitasi berbagai program dengan tetap berada pada koridor peraturan perundangan, dan kamipun siap membantu pelaksanaan pemeriksaan sesuai kemampuan”. Tambah Kadinsos. Setelah pertemuan, Tim Pemeriksa melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi ruang pangkalan data PKH, dilanjutkan kunjungan ke lokasi.