Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Gunungkidul menerima audiensi dari Victory Plus Yogyakarta di Ruang Rapat Dinsos PPPA. Pertemuan ini menjadi ajang diskusi penting terkait isu HIV/AIDS yang masih menjadi perhatian bersama di Kabupaten Gunungkidul.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal dibahas, mulai dari kondisi terkini penyintas HIV/AIDS, tantangan pemulihan sosial, hingga upaya pencegahan dan edukasi masyarakat. Dinsos PPPA menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan penyintas agar dapat kembali berfungsi sosial, berdaya, dan menjalani kehidupan yang wajar tanpa diskriminasi.
“Penyintas HIV/AIDS memiliki hak yang sama untuk hidup layak dan mendapatkan perlindungan. Kami berkomitmen untuk memberikan pendampingan agar mereka bisa pulih dan mandiri,” ujar perwakilan Dinsos PPPA dalam audiensi tersebut.
Dinsos PPPA juga mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam upaya menghapus stigma terhadap penyintas HIV/AIDS. Sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang inklusif, mendukung, dan bebas dari diskriminasi.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat jaringan kerja penanganan HIV/AIDS di Gunungkidul, sekaligus memastikan bahwa penyintas tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga dukungan sosial yang berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik.