Di jaman yang serba mengedepankan teknologi ini, sangat terlihat nilai – nilai kesetiakawanan sosial mulai diabaikan. Seringkali dijumpai ketika terjadi permasalahan atau bencana sekalipun justru lebih banyak mengambil foto untuk diposting daripada menolong terlebih dahulu. Bahkan saat memberikan bantuan pun banyak yang mengambil dokumentasi secara berlebihan tanpa memperhatikan mental penerima manfaat yang bisa saja terlukai, bahkan kadang mengabaikan privasi penerima manfaat.
Dinas sosial DIY memiliki program yang sangat berdampak baik dalam peningkatan nilai – nilai kesetiakawanan sosial. Program bertajuk Restorasi sosial berbasis budaya Jawa diharapkan mampu menguatkan nilai-nilai kesetiakawanan sosial dan mampu mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat.
Sabtu (26/06) Restorasi sosial diselenggarakan di kalurahan Melikan Kapanewon Rongkop Kabupaten Gunungkidul, dengan narasumber Anggota DPRD DIY yaitu Bapak Parjo S.IP, Guru Besar Fakultas Bahasa Jawa Prof.Dr.Suwarno,M.Pd, dan Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial DIY Dra Sri Suprapti. Hadir pula dalam acara ini Kabid Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul yaitu Bapak Hadi Hendro Prayoga S.IP.
Sosialisasi yang digabung dengan pertunjukan karawitan Jawa Ngudi Laras menjadikan restorasi sosial terlaksana dengan meriah dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, Karawitan Ngudi Laras juga mengumandangkan tembang yang berisi ajakan untuk selalu menggunakan masker dan menjaga kesehatan agar covid 19 segera sirna.
Kegiatan ditutup dengan testimoni dari Lurah Melikan Agus Sumarno A.Md, yang menyampaikan bahwa restorasi sosial sangat bermanfaat dan berharap agar ada tindak lanjut kerjasama dalam mewujudkan desa rintisan budaya untuk mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat.