Wonosari, 6 April 2026 – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Gunungkidul menjalin kerja sama dengan Pusat Rehabilitasi YAKKUM Yogyakarta melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pemberdayaan pemuda dalam isu kesehatan mental. Kegiatan ini dilaksanakan di Wonosari dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah daerah, layanan kesehatan, pendidikan, serta organisasi kepemudaan.
Penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mental remaja dan pemuda di Kabupaten Gunungkidul. Mengingat masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia, kesehatan mental menjadi aspek krusial yang perlu mendapatkan perhatian bersama, selain kesehatan fisik.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan dari Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga, Balai Pendidikan Menengah, serta sejumlah puskesmas dan sekolah menengah atas. Selain itu, organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna juga dilibatkan sebagai bagian dari sasaran utama program.
Kerja sama ini bertujuan untuk membangun komitmen bersama dalam menciptakan sinergi pelayanan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta layanan kesehatan mental yang berbasis hak, inklusif, dan ramah pemuda. Tidak hanya itu, program ini juga diharapkan mampu memberikan dukungan psikososial, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat peran pemuda sebagai agen edukasi dan kampanye kesehatan mental di lingkungan masing-masing.
Adapun sasaran kegiatan meliputi pelajar di SMAN 1 Wonosari dan SMAN 2 Playen, layanan kesehatan seperti Puskesmas Wonosari 1, Wonosari 2, dan Playen 1, serta komunitas pemuda melalui Karang Taruna di wilayah Siraman dan Gading.
Pelaksanaan kerja sama ini didukung oleh berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta sejumlah peraturan pemerintah dan daerah terkait kesejahteraan sosial, disabilitas, dan kepemudaan. Program ini juga mendapatkan dukungan pembiayaan dari lembaga internasional CBM Global melalui kerja sama dengan YAKKUM dalam Program ASIK (Aksi Sehat Jiwa, Inisiatif dan Kontribusi Kelompok Muda) di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Rencananya, kerja sama ini akan berlangsung mulai 6 April 2026 hingga 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan. Selama periode tersebut, berbagai kegiatan seperti edukasi publik, kampanye kesehatan mental, rujukan layanan, serta monitoring dan evaluasi akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung kesehatan mental pemuda sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan produktif dalam menghadapi tantangan masa depan.