Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Handayani pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Welas Asih Dinsos P3A Gunungkidul.
Rakor ini diikuti oleh instansi vertikal, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta kapanewon se-Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan layanan PUSPAGA Handayani sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga serta perlindungan anak di Kabupaten Gunungkidul.
Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial P3A Gunungkidul menyampaikan bahwa PUSPAGA merupakan unit layanan keluarga yang memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, konsultasi, dan konseling bagi masyarakat, khususnya bagi para orang tua. Melalui layanan ini diharapkan keluarga dapat memperoleh pendampingan dalam menjalankan pengasuhan, pendidikan, serta perlindungan terhadap anak secara lebih optimal.
Ia juga menekankan bahwa keluarga saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Pengaruh lingkungan sosial, pesatnya perkembangan teknologi, serta minimnya pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia digital menjadi beberapa faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
“Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak. Dengan keluarga yang kuat, anak dapat tumbuh dan berkembang secara sehat, aman, dan optimal,” ujarnya.
Melalui kegiatan rakor ini diharapkan seluruh OPD serta kapanewon dapat memahami lebih jauh peran dan fungsi PUSPAGA, sehingga dapat bersama-sama mendukung penguatan layanan keluarga di Kabupaten Gunungkidul. Sinergi dan kolaborasi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam upaya pencegahan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan anak dan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga berharap layanan PUSPAGA Handayani dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas dan dimanfaatkan sebagai ruang belajar serta tempat berkonsultasi bagi keluarga. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud lingkungan keluarga yang aman, harmonis, dan ramah anak di Kabupaten Gunungkidul.