Pemerintah Kalurahan Pengkol menggelar Festival Literasi dan Pameran UMKM pada Kamis, 11 Desember 2025, bertempat di Balai Kalurahan Pengkol. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan budaya literasi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Gunungkidul, yang diwakili oleh Dewonggo Mursito Wishnu Murti. Acara secara resmi dibuka oleh Lurah Pengkol, Bapak Agus Soenarjo, yang menyampaikan komitmen penuh Kalurahan Pengkol dalam memajukan kesejahteraan warganya melalui penguatan sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dalam sambutannya, Lurah Pengkol menekankan pentingnya menanamkan budaya literasi sejak dini, terutama bagi generasi muda yang saat ini dihadapkan pada tantangan pesatnya penggunaan gawai. Menurutnya, literasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing dan beradaptasi di era digital. Selain itu, ia juga mengajak para tamu undangan, khususnya perwakilan OPD yang hadir, untuk turut mendukung perekonomian warga dengan membeli produk-produk UMKM hasil karya ibu-ibu Kalurahan Pengkol.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh perwakilan Dinas Perpustakaan, yang menyebutkan bahwa Kalurahan Pengkol merupakan kalurahan pertama yang menginisiasi kegiatan literasi semacam ini. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah kalurahan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak. Berbagai fasilitas penunjang literasi juga telah disiapkan, seperti sarana multimedia serta ruang baca yang nyaman dan ramah anak, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan memperluas cakupan anak-anak yang mengakses layanan literasi.
Pada kesempatan tersebut, Dewonggo Mursito Wishnu Murti menyampaikan bahwa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memiliki program Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yang diselenggarakan setiap tahun. Hingga tahun 2024, terdapat empat PISA yang telah terstandarisasi di Kabupaten Gunungkidul, yaitu Perpustakaan Daerah, SDN 1 Baleharjo, MTsN 4 Gunungkidul, dan SMPN 3 Wonosari.
Selain itu, Dewonggo juga mengapresiasi Kalurahan Pengkol yang telah memiliki program Desa Prima, sebagai upaya pemberdayaan perempuan desa agar lebih mandiri dan berdaya secara ekonomi. Melalui program ini, perempuan diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian keluarga, sehingga peran istri tidak hanya berada pada posisi pendukung, tetapi menjadi mitra sejajar dalam pembangunan keluarga.
“Dengan adanya Desa Prima, perempuan di desa menjadi lebih berdaya dan mampu mendongkrak perekonomian keluarga. Semoga kegiatan Festival Literasi dan Pameran UMKM ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain lomba mewarnai untuk anak-anak serta lomba tata boga, yang disambut antusias oleh para peserta. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai penutup, dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi, kreativitas, dan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Pengkol.