Sebagai salah wilayah dengan ancaman risiko bencana relatif tinggi, keberadaan Kampung Siaga Bencana di Kabupaten Gunungkidul diharapkan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam penanggulangan bencana berbasis potensi sumber daya lokal. Untuk mengetahui perkembangan dan memantau kegiatan Kampung Siaga Bencana (KSB). Dinas Sosial DIY menyelenggarakan monitoring dan evaluasi KSB se-DIY. Di Kabupaten Gunungkidul pelaksanaan monev dibagi ke dalam dua tim yang terdiri dari Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul, yaitu oleh Bapak Giyanto, SIP, MAP selaku Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial dan Bapak Suyatin, SE, MM selaku Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Pengurus TAGANA Gunungkidul.
Pelaksanaan monev KSB di wilayah Kabupaten Gunungkidul diselenggarakan pada Selasa dan Rabu, 12 dan 13 Oktober 2021, dengan menyasar 9 KSB, yaitu KSB Ngoro-Oro (Kap. Patuk), Serut dan Tegalrejo (Kap. Gedangsari), Watusigar dan Tancep (Kap. Ngwen), Pilangrejo (Kap. Nglipar), Pundungsari (Kap. Semin), Ngloro (Kap. Saptosari), dan Songbanyu (Kap. Girisubo).. Dalam pelaksanaan monev ada beberapa hal yang harus dicek, baik menyangkut aspek kelembagaan, administratif, dan manajemen pengelolaan Lumbung logistik. Setelah monev di seluruh kabupaten/kota selesai, akan dilaksanakan penyampaian hasil monev dan pembinaan pada KSB oleh Dinas Sosial DIY.